Should or Shouldn't: kalimat, latihan, tes dan contoh

Should / Shouldn't menggunakan

Should / shouldn’t digunakan untuk memberikan nasihat, membuat rekomendasi, menyatakan apa yang benar, masuk akal, atau merupakan ide yang baik, dan juga untuk meminta nasihat.

You should talk to your manager.
Anda sebaiknya berbicara dengan manajer Anda.
You shouldn’t stay up so late.
Kamu seharusnya tidak begadang terlalu larut.
Should I call her now?
Haruskah aku meneleponnya sekarang?

Should / Shouldn't Bentuk

Should adalah kata kerja modal. Setelah should dan shouldn’t, kita selalu menggunakan bentuk dasar kata kerja (V1) tanpa to. Bentuk should tetap sama untuk semua subjek.

Subject + should + V1
Subject + shouldn’t + V1

I should drink more water.
Saya harus minum lebih banyak air.
She should visit a doctor.
Dia harus mengunjungi dokter.
They shouldn’t spend so much money.
Mereka seharusnya tidak menghabiskan begitu banyak uang.

Should / Shouldn't Aturan

  • Should digunakan untuk memberikan nasihat atau rekomendasi yang lembut.
    You should get some rest.
    Kamu sebaiknya beristirahat.
    We should leave a little earlier.
    Kita sebaiknya berangkat sedikit lebih awal.
  • Shouldn’t digunakan ketika kita menyarankan seseorang untuk tidak melakukan sesuatu.
    You shouldn’t skip breakfast every day.
    Kamu sebaiknya tidak melewatkan sarapan setiap hari.
    He shouldn’t drive when he is very tired.
    Dia seharusnya tidak mengemudi ketika dia sangat lelah.
  • Dalam pertanyaan, should sering digunakan untuk meminta nasihat atau mengetahui pilihan mana yang lebih baik.
    Should I send him a message?
    Haruskah saya mengiriminya pesan?
    What should we do now?
    Apa yang harus kita lakukan sekarang?
  • Should biasanya lebih lembut daripada must. Should memberi nasihat atau rekomendasi, sedangkan must lebih sering menyatakan kebutuhan yang kuat, aturan, atau kewajiban.
    ✅ You should sleep more. (advice)
    ✅ You must wear a seat belt. (rule / obligation)
  • Setelah should, kita hanya menggunakan bentuk dasar kata kerja tanpa to.
    ❌ You should to go home.
    ✅ You should go home.
  • Bentuk should sama untuk semua subjek: I should, he should, they should. Kita tidak menambahkan -s.
    ✅ She should call him.
    ❌ She shoulds call him.
  • Should juga dapat menyatakan sebuah harapan atau sesuatu yang kita pikir kemungkinan besar akan terjadi jika semuanya normal.
    The train should arrive in ten minutes.
    Kereta seharusnya tiba dalam sepuluh menit.
    You should feel better after some rest.
    Anda seharusnya merasa lebih baik setelah beristirahat sejenak.

Should / Shouldn't Negasi

Bentuk negatif dibentuk dengan should not atau bentuk singkatnya shouldn’t. Setelah itu, kita tetap menggunakan V1.

Subject + should not / shouldn’t + V1

You shouldn’t worry so much.
Kamu seharusnya tidak terlalu khawatir.
We shouldn’t make a decision too quickly.
Kita seharusnya tidak membuat keputusan terlalu cepat.
He should not stay in the sun for too long.
Dia tidak boleh berada di bawah sinar matahari terlalu lama.

Should / Shouldn't Pertanyaan

Dalam pertanyaan, should diletakkan sebelum subjek. Kita menggunakan pertanyaan-pertanyaan ini untuk meminta saran, rekomendasi, atau memperjelas hal terbaik yang harus dilakukan.

Should + subject + V1?
Wh-word + should + subject + V1?

Should I buy this one?
Haruskah saya membeli yang ini?
Should we wait for them?
Haruskah kita menunggu mereka?
Where should I put these boxes?
Di mana saya harus meletakkan kotak-kotak ini?
What time should he arrive?
Jam berapa dia harus tiba?

Should / Shouldn't Kekeliruan umum

❌ You should to talk to her.
✅ You should talk to her.
❌ He shoulds go now.
✅ He should go now.
Do I should call him?
Should I call him?
❌ You don’t should worry.
✅ You shouldn’t worry.
❌ She shouldn’t to eat so much sugar.
✅ She shouldn’t eat so much sugar.

Should / Shouldn't Kalimat

You should write everything down.
Kamu harus menuliskan semuanya.
We shouldn’t ignore this problem.
Kita tidak boleh mengabaikan masalah ini.
Should I take an umbrella?
Haruskah saya membawa payung?
He should call his parents more often.
Dia harus lebih sering menelepon orang tuanya.
They shouldn’t leave without telling anyone.
Mereka seharusnya tidak pergi tanpa memberi tahu siapa pun.
What should we bring to the meeting?
Apa yang harus kita bawa ke rapat?
You should try this restaurant.
Kamu harus mencoba restoran ini.
She shouldn’t spend all her money at once.
Dia tidak seharusnya menghabiskan semua uangnya sekaligus.
The package should arrive tomorrow.
Paket itu seharusnya tiba besok.
Why should I apologize first?
Mengapa saya harus minta maaf duluan?

Should / Shouldn't Contoh

I think you should speak to the teacher after class.
Saya pikir kamu sebaiknya berbicara dengan guru setelah kelas selesai.
You shouldn’t drink so much coffee in the evening.
Kamu tidak seharusnya minum kopi sebanyak itu pada malam hari.
Should we book the tickets now or wait?
Haruskah kita memesan tiketnya sekarang atau menunggu?
What should I wear to the interview?
Apa yang harus saya kenakan untuk wawancara?
She should take a short break and relax.
Dia seharusnya beristirahat sejenak dan bersantai.
Children shouldn’t spend all day on their phones.
Anak-anak tidak seharusnya menghabiskan sepanjang hari di ponsel mereka.
The weather should be better tomorrow.
Cuacanya seharusnya lebih baik besok.
You should save this document before closing it.
Anda harus menyimpan dokumen ini sebelum menutupnya.
He shouldn’t drive if he feels sleepy.
Dia tidak seharusnya mengemudi jika dia merasa mengantuk.
Where should we meet after work?
Di mana kita harus bertemu setelah kerja?

Latihan tata bahasa Inggris yang tersedia di aplikasi

Tenses

Conditionals

Sentences

Verbs

Modals

Nouns and Articles